Engkau adalah pelangi
menebar pesona keindahan warna
engkau dipuja, dinanti di setiap sore
Aku adalah hujan
menancapkan dingin dan muram
Aku dikutuk, disumpahi tidak turun ke bumi
Tidakkah mereka tahu
tetes-tetesku yang dipaksa membiaskan cahaya
menyebarkannya serupa prisma
hingga kau muncul di langit sore.
Pelangi,
adilkah ini bagiku?
0 komentar:
Poskan Komentar